Tidak dapat dipungkiri, kadang kita temukan muslim yang mengerjakan sebagian perintah agama dan meninggalkan perintah yang lain. Jika perintah agama tersebut sesuai dengan logikanya, maka akan dipatuhi, namun jika bertentangan dengan logika dan hawa nafsunya, maka dia tinggalkan tanpa penyesalan. Contohnya, Ia rajin puasa di bulan Ramadan, tapi tidak salat wajib lima waktu atau selalu pergi haji namun menolak mengeluarkan zakat.
Islam bukanlah agama prasmanan, yang dapat seenaknya dia pilih mana yang dia mau kerjakan dan mana yang mau ia tinggalkan.
Teman-teman, Sesungguhnya Islam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh. Allah secara tegas memerintahkan kita untuk melaksanakan ajaran Islam secara secara kaffah, yaitu secara menyeluruh tanpa kecuali. Karena syariat ini datangnya dari Allah Ta'ala, tiada hak bagi kita sebagai hamba-Nya untuk memilah sesuai keinginan kita. Sebagaimana firman Allah Ta'ala :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-Baqarah :208 )
Ini adalah perkara serius, terdapat ancaman bagi mereka yang memilih-milih syariat sesuai dengan hawa nafsunya semata.
Baca selengkapnya di
https://thehabaib.com/islam-bukan-agama-prasmanan/
#silahkanshare
Ingin belajar lebih dalam mengenai tuntunan Rasulullah ﷺ, tausiyah dan info kajian thehabaib.com,
0 Comments